Cara Merawat Burung Murai Batu Agar Cepat Gacor

Perawatan burung murai batu agar cepat gacor memang menjadi persoalan yang paling banyak di keluhkan oleh para pencinta burung. Dan persoalan yang sering di munculkan di berbagai forum burung adalah, bagaimana membuat burung yang tidak bunyi menjadi bunyi atau gacor, dari yang bunyinya kurang bagus menjadi bagus dan konsisten. Hal ini sangat wajar karena tujuan utama yang dikejar para kicaumania dalam memelihara burung adalah bagaimana burung yang mereka pelihara dari yang tidak bunyi menjadi bunyi.

cara merawat burung murai batu agar cepat gacor

 

Simak juga Artikel ini >> Cara Merawat Burung Murai Batu Untuk Lomba

 

Kicauan burung sangat berkaitan dengan kesehatan sebagai variabel independen (yang mempengaruhi). Kesehatan ini ada dua yaitu, Fisik dan Mental, yang keduanya tidak bisa dipisahkan.Sesehat apapun kondisi fisik burung, kalau terganggu kondisi mentalnya, maka kesehatan fisik langsung terganggu dan tidak akan pernah mau bunyi, apalagi sampai gacor. Begitu juga kalau mentalnya bagus, maka ketika kondisi fisiknya terganggu, misalnya nglabak-nglabak dan pangkal paruhnya berdarah, maka akan menyebabkan burung tidak bisa tampil maksimal. Maka dari itu yang perlu Anda perhatikan adalah:

PAKANKesehatan fisik akan tercapai bila burung tercukupi dalam hal pakan (4 sehat, 5 sempurna), air dan sinar matahari dan kesehatan mental akan tercapai bila burung berada dalam kondisi “senang” dan tidak tertekan.

Berkaitan dengan terpenuhinya 4 sehat 5 sempurna, maka pentinglah bagi burung untuk disuplai makanan tambahan.

Untuk burung dengan pakan utama serangga (murai batu) perlu di beri tambahan vitamin secara rutin dan teratur.

Berkaitan dengan terpenuhinya sinar matahari (untuk pengubahan pro vitamin D menjadi vit D mematikan jamur dan juga kutu), maka itulah perlunya penjemuran. Untuk sekadar alasan kesehatan (bukan treatment agar “ganas” dsb), penjemuran rutin cukup 30 – 60 menit di pagi hari.

 

 Baca juga Artikel ini >> Perawatan Murai Batu Bakalan Biar Cepat Bunyi

 

KONSISTEN-  Lebih penting dari semua hal di atas adalah masalah konsistensi dalam pemberian, baik dalam hal jadwal maupun takaran. Pemberian pakan dengan jadwal yang tidak teratur, kadang diganti pagi, kadang sore atau jumlah yang tidak teratur, kadang sesendok kadang tiga sendok, atau jenis pakan (misalnya voer) yang berganti-ganti, kadang merk A kadang merk B, membuat burung tidak stabil.

Misalnya Anda sudah menetapkan pola makan, pagi jangkrik 4 ekor, siang kroto sesendok, sore jangkrik 5 ekor plus cacing 2 ekor, maka konsisten saja itu dilakukan.

Demikian pula halnya dalam hal memandikan dan menjemur. Harus konsisten. Kalau burung Anda biasa dimandikan pagi, ya pagi terus. Kalau sore, ya sore terus. Kalau pagi-sore, ya pagi-sore terus. Kalau seminggu hanya sekali pada hari Minggu, ya seminggu sekali saja pada haru Minggu. Bukan menjadi seminggu dua kali hanya karena kebetulan pada pekan itu ada libur selain hari Minggu.

Kalau memang perlu ada perubahan maka hendaknya perubahan tidak dilakukan secara drastis dan konsisten menerapkan pola baru tersebut. Adakan perubahan secara bertahap. Untuk ganti merk pakan misalnya, maka campurkan saja pakan yang biasanya dengan pakan yang baru. Hari berikutnya, merk tertentu yang hendak dihilangkan, dikurangi porsinya sedikit demi sedikit, sampai pada akhirnya hanya voer pengganti yang kita sodorkan.

cara merawat burung murai batu agar cepat gacor

 

Simak dan Baca kembali Artikel terkait >> Cara Merawat Murai Batu Trotolan Biar Gacor

 

Tips Merawat Murai Batu Biar Cepat Bunyi

 

1. Pemanfaatan extra fooding (EF)

Ada beberapa jenis EF yang diyakini bisa merangsang murai batu cepat bunyi, salah satunya seperti jangkrik, kroto, cacing, dan belalang hijau.

Persoalannya, murai batu mempunyai selera yang tidak selalu sama. Misalnya, ada yang mau makan kroto, tetapi ada juga yang kurang menyukainya, bahkan tidak mau menyantapnya.

Soal porsi pun tidak selalu sama. Ada yang bisa mengkonsumsi jangkrik dalam jumlah banyak, tetapi ada juga yang hanya sedikit.

Untuk membuat murai batu agar cepat berkicau, beberapa penggemar membuat setelan EF yang disesuaikan dengan selera dan kebiasaan burung masing-masing.

Setelan paling tepat hanya bisa diperoleh jika kita sudah melakukan berbagai percobaan, yang boleh jadi awalnya berupa trial and error. Dari beberapa percobaan ini, maka dapat diketahui jenis EF yang paling disukai, sekaligus dapat menentukan porsi / takaran untuk setiap jenis EF yang akan diberikan tiap hari (misalnya jangkrik) atau berapa kali dalam seminggu (kroto, cacing, belalang hijau).

Jika sudah ketemu setelan EF yang pas, kita tinggal menerapkannya secara rutin setiap hari, dan burung murai batu akan cepat berkicau dan rajin bunyi.

cara merawat burung murai batu agar cepat gacor

 

2. Pemanfaatan burung master

Ada beberapa jenis burung master yang sangat bagus untuk merangsang murai batu cepat berkicau, terutama yang berukuran kecil seperti kenari, lovebird, ciblek dan lain-lain.

Apabila burung masternya gacor, murai batu akan “marah” dan langsung meladeni kicauan burung-burung berukuran kecil tersebut, dengan mengeluarkan suara terbaiknya dan keras. Ini karena sifat murai batu yang fighter, dan sangat menjaga wilayah teritorialnya.

Cara ini juga cocok untuk melatih murai batu yang mentalnya kurang stabil. Dengan mengetreknya bersama burung master berukuran kecil, murai batu yang mentalnya kurang stabil akan selalu merasa dominan, dan secara bertahap akan muncul kepercayaan dirinya.

cara merawat burung murai batu agar cepat gacor

 

3. Pola perawatan alami

Dalam cara ini, kita melakukan kamuflase sehingga murai batu memperoleh banyak hal seperti yang biasa diperolehnya di alam liar. Perlu diketahui, murai batu dialam liar rajin berkicau dan pintar meniru suara-suara burung lain yang sesuai dengan karakter kicauannya.

Di alam liar, mereka memperoleh pakan yang cukup berdasarkan ketersediaan dan pilihan sendiri. Di samping itu, murai batu jantan biasanya didampingi beberapa burung betina dan anak-anaknya. Tak kalah penting, mereka selalu memperoleh kecukupan sinar matahari dan leluasa bergerak.

Hal-hal yang diperoleh murai batu di alam liar inilah yang sebagian bisa diadopsi untuk membuatnya cepat berkicau dalam perawatan manusia. Untuk pakan, Anda tetap bisa menggunakan voer sebagai pakan utama, ditambah beberapa jenis serangga sebagai extra fooding (di alam liar, serangga justru merupakan pakan utama).

Burung murai batu betina bisa digantang di dekat murai batu jantan, dengan jarak sekitar 2-4 meter untuk merangsang birahi, yang otomatis akan membuatnya rajin berkicau.

Menggantang burung pada lokasi yang dekat dengan pepohonan juga sangat bagus untuk membuat murai batu cepat berkicau, karena burung merasa seperti di alam liar, meski faktanya dia terkurung di dalam sangkar.

cara merawat burung murai batu agar cepat gacor

 

Ketahui juga Artikel tentang: Cara Merawat Murai Batu Macet Bunyi

 

Demikianlah tips cara merawat burung murai batu agar cepat gacor yang bisa Anda terapkan.

 

Semoga Artikel ini bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s