Perawatan Murai Batu Mabung Tidak Tuntas

Perawatan murai batu mabung tidak tuntas sebenarnya menjadi sebuah topik/info yang paling sering dicari-cari oleh para penghobi burung terutama burung murai batu yang akan kita bahas. Proses mabung yang tidak tuntas memang menjadi sebuah masalah tersendiri bagi para pecinta burung mania, apalagi jika burung itu termasuk burung lomba atau burung kontes. Maka dari itu perlu ditegaskan lagi, bahwa menghadapi masa mabung burung memang sangat-sangat menuntut perhatian Anda selaku sang pemilik burung.

 

Simak juga Artikel ini >> Merawat Murai Batu Dorong Ekor

 

perawatan murai batu mabung tidak tuntas

Mabung adalah sebuah siklus rutin pada burung, proses  bergantinya bulu tua menjadi bulu baru/bulu muda. Siklus ini secara normal memang terjadi setahun sekali terhadap burung, tetapi ada beberapa kondisi yang mempengaruhi siklus ini yang membuat siklus mabungnya tidak normal.

Biasanya jika dalam setahun burung sudah mengalami beberapa pergantian bulu/mabung sebenarnya itu bukan siklus mabung melainkan di sebabkan oleh faktor lain. Bisa jadi pengaruh obat-obatan atau pakan yang tidak cocok sehingga membuat bulu burung yang Anda pelihara bulunya mudah rontok.

336-x-280-copy

Mabung merupakan proses alami yang terjadi pada burung dan unggas lainya. Proses ini memang memekan waktu yang tidak sebentar, pada saat mabung ini terjadi beberapa tahap yaitu, merontokan bulu, memunculkan selongsong bulu yang terdiri dari protein dan kartin dan memecah selongsong bulu.

Lama proses ganti bulu (moulting), mulai dari awal rontok bulu hingga sempurnanya pertumbuhan bulu-bulu baru. Mabung pada burung tidak bisa dihitung dalam hitungan minggu atau bulan secara seragam. Setidaknya ada dua faktor awal yang berpengaruh di sini, yaitu jenis burung kicauan dan karakter individu burung. Kalau masa mabung berlangsung terlalu lama, di luar waktu normal, barulah kita cari penyebabnya.

 

perawatan murai batu mabung tidak tuntas

Namun terkadang, berbeda dengan proses mabung yang sempurna yang di alami oleh burung liar sehingga proses tersebut bisa berjalan dengan waktu yang singkat dan tidak memakan waktu yang cukup lama.

Pada burung peliharaan , proses mabung tersebut kadang terganggu yang akibatnya mengganggu metabolisme burung dan secara langsung manghambat proses dan perkembangan mabungnya pada burung tersebut. 

Dan apa yang menyebabkan proses mabung pada burung berlangsung begitu lama ? pertanyaan seperti inilah yang sering di lontarkan para pecinta burung mania. Untuk itu jangan khawatir. Simak dibawah ini.

 

Baca kembali Artikel ini >> Tips Perawatan Murai Batu Stres

 

Penyebab Proses Mabung Tidak Tuntas

 

Mabung yang tidak tuntas bisa terjadi akibat beberapa faktor terutama kelalaian pada sang pemilik burung.

Pertama. Tetap melombakan burung yang mana bahwa burung itu sedang mengalami proses mabung atau mempertemukan dengan burung sejenis. Seperti yang kita ketahui bahwa burung murai batu adalah tipe burung fighter, jadi tidak sangat di sarankan untuk mempertemukan secara langsung.

Kedua. Tidak banyak memberikan banyak waktu untuk burung beristirahat, terutama pada malam hari. Contohnya, sangkar yang ditempati burung tidak di kerodong dan membiarkan burung berlama-lama didekat lampu yang terus menyala.

Ketiga. Dalam beberapa kasus yang sering di lakukan oleh sang pemilik dalam menangani murai batu yang sedang mabung tetapi mabungnya tidak pernah selesai atau lama, biasanya karena kesal atau merasa kasihan terhadap burung yang ia pelihara, hal yang sering di lakukan oleh sang pemilik biasanya nekat merontokan bulunya secara paksa dengan cara mencabuti bulu-bulu yang sebenarnya belum saatnya rontok dengan harapan akan tumbuh bulu-bulu baru.

Hal seperti itu sebenarnya bukan solusi yang tepat yang akan brdampak negatif terhadap burung dan saran saya jangan sesekali merontokan bulu dengan cara dicabuti. Sebab ketika tunas bulu masih tertancap kuat dibawah kulit berarti ada pembulu darah dan saraf disana.

Keempat. Mengabaikan soal pakan. Burung yang sedang tetep membutuhkan pakan dengan kadar protein dan kalori tinggi. Kalori merupakan sumber energi yang dibutuhkan untuk merontokan bulu (awal mabung). Sedangkan protein di perlukan untuk menumbuhkan bulu-bulu baru. Sebab, selain kalsium dan fosfor, material penting untuk menumbuhkan bulu baru adalah keratin, salah satu jenis asam amino esensial. Asam amino terkandung dalam protein.

Namun, pemberian pakan yang mengandung protein tinggi perlu di pantau sedemikian rupa. Adapun makanan yang mengandung protein tinggi antara lain seperti kroto dan jangkrik. Pemberian jangkrik dan kroto yang berlebihan biasanya akan membuat burung bertambah aktif dan naik birahinya. Dengan begitu akan menghambat proses mabungnya. Untuk itu Anda bisa mengkombinasikan pemberian kroto/jangkrik (sumber protein) dan ulat kandang (peredam birahi) untuk gaconya yang sedang mabung.

perawatan murai batu mabung tidak tuntas

 

Kesalahan dalam perawatan burung selama mabung inilah yang kerap membuat burung stres, dan hal ini akan memperlambat proses ambrolnya bulu maupun memperlambat proses tumbuhnya bulu baru. Akibatnya, masa mabung pun molor terlalu lama.

Jika proses mabungnya terlalu lama atau melebihi batas waktu normal yang pada umumnya. Saya sarankan Anda mengecek kembali mengenai perawatan yang Anda diberikan pada burung yang sedang mabung tersebut. Jika Anda merasa sudah memberikan perawatan yang benar, kemungkinan besar mabung yang terlalu lama di sebabkan oleh faktor individu burung tersebut. Ini sangat terkait dengan faktor genetis (keturunan), yang memaksa kita hanya bisa pasrah dan sabar.

Bagaimana cara mengetahui bahwa kita sudah memberikan pola perawatan yang benar serta perawatan yang tepat untuk burung murai batu ketika memasuki masa mabung. Jika belum mengetahui bisa baca lagi DISINI

 

Cara Alternatif Mengatasi Mabung Tidak Tuntas

 

  • Alternatif perawatan lain seperti meletakan beberapa kulit jeruk didasar sangkar dari burung yang macet mabung tersebut, sembari memberikan full kerodong juga bisa mempercepat burung cepat mengalami rontok bulu, karena zat yang terdapat dari kulit jeruk bisa menghasilkan kelembaban dalam sangkar tersebut.   Kulit jeruk yang digunakan bisa menggunakan kulit jeruk apa saja yang penting kulit dari jeruk tersebut berukuran tebal dan tidak tipis.
  • Burung dibuat menjadi ngedrop, disini kita akan berusaha membuat burung kita mau menghentikan aktifitas berkicaunya dengan membuat burung ngedrop, dengan demikian energi yang ada akan digunakan untuk meneruskan kembali mabung yang terganggu tersebut. 
  • Untuk metode lain adalah dengan cara menjemur burung sembari memberikan kerodong lalu, bagian luar dari kerodong tersebut diberikan semprotan halus dengan menggunakan sprayer yang biasa digunakan mandi burung, hal ini sama dengan cara menggunakan kulit jeruk diatas yaitu untuk menciptakan kelembaban dalam sangkarnya, yang bisa merangsang burung untuk meneruskan mabungnya yang terganggu.

 

Baca dan Simak kembali Artikel penting ini >> Cara Merawat Burung Murai Batu

 

Demikianlah  yang bisa saya bagikan mengenai burung murai batu yang mabungnya tidak tuntas. Semoga membantu.

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Perawatan Murai Batu Mabung Tidak Tuntas

  1. Ping balik: Perawatan Murai Batu Agar cepat Mabung | Tips Perawatan Murai Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s