Perawatan Murai Batu Baru Beli

Perawatan murai batu baru beli memang menjadi PR tersendiri bagi para penghobi burung murai batu khususnya. Merawat murai batu yang baru saja dibeli setidaknya ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan agar burung tidak mengalami setres

Murai batu adalah burung yang sangat populer yang paling banyak digemari oleh para kicaumania selaku penghobi burung kicau. Tak heran jika setiap harinya transaksi jual-beli burung murai batu semakin hari semakin meningakat tajam dibanding dengan jenis burung kicauan lainya.

perawatan murai batu baru beli

 

Simak Artikel ini >> Merawat Murai Batu Trotol

 

Transaksi jual-beli murai batu bisa terjadi di pasar burung, media online, membeli dari penangkaran, maupun model take over.

Meskipun begitu pada umumnya yang paling banyak digemari oleh pendatang baru adalah murai batu muda hutan atau yang sering di sebut dengan murai batu tangkapan hutan, mengingat murai batu muda hutan harganya relatif terjangkau ketimbang murai batu yang sudah mapan. Murai batu muda hutan juga dipercaya memiliki isian variatif dan lebih handal di gantangan.

 

perawatan murai batu baru beli

Jika Anda baru saja membeli murai batu muda hutan atau yang sering di sebut dengan murai batu bakalan juga, hal yang harus Anda perhatikan adalah di bagian perawatanya yang berbeda ketika membeli murai batu yang sudah jadi.

Karena umumnya murai batu muda hutan rata-rata masih liar, belum jinak, atau belum beradaptasi baik dengan lingkungan manusia, pakan , sangkar, dan aksesorisnya.

Lebih lengkapnya lagi mengenai perawatan khusus murai batu muda hutan atau murai batu bakalan bisa Anda baca Artikelnya  disini >> Cara Merawat Burung Murai Batu Tangkapan Hutan

 

Hal itu tentu berbeda dari murai batu hasil breeding yang sepenuhnya sudah beradaptasi dengan empat hal tersebut.

Nah, untuk murai batu muda hutan ini pada umumnya yang lebih sering dijumpai di pasar burung yang merupakan hasil tangkapan hutan dan jarang sekali yang berasal dari breeding/penangkaran, karena sebagian besar penangkar sudah memiliki jejaring pemasaran, baik melalui koleganya, kalangan pemain.

perawatan murai batu baru beli

 

Sedangkan jika Anda membeli burung murai batu yang sudah jadi/mapan, apalagi sudah pernah juara meski hanya di even latberan sebenarnya lebih menyenangkan dan perawatanya pun tidak seribet dengan membeli murai batu muda hutan/bakalan. Sebab jika kita memang membeli burung murai batu yang sudah jadi pada perawatanya juga jauh lebih mudah, tahap awal kita tinggal meneruskan setinggan yang di buat oleh pemilik sebelumnya atau pemilik lama.

Meskipun demikian, hal utama yang harus Anda perhatikan adalah: Banyak para kicaumania terutama para pemula dalam memelihara murai batu ini berharap agar burung yang baru saja di beli bisa sesegera gacor ketika sudah sampai di rumah. Padahal, ketika murai batu sudah sampai di rumah Anda, burung memerlukan adaptasi terdahulu di lingkungan baru Anda.

Terjadinya perubahan lingkungan, suasana dan hawa yang berbeda serta di tambah dengan sosok perawat / pemilik yang berbeda dapat mempengaruhi performa si burung yang baru saja Anda beli tadi. Dengan begitu membuat penampilan burung menjadi belum tentu sama persis seperti ketika masih di tangan pemilik lama.

perawatan murai batu baru beli

 

Baca Artikel ini >> Tips Perawatan Murai Batu Stres

 

Kembali ke murai batu bakalan, jika Anda baru saja membeli murai batu muda hutan/bakalan perawatanya pun akan sangat jauh berbeda dengan ketika membeli murai batu yang sudah mapan/jadi. Sebab ketika Anda membeli mura batu bakalan hal utama yang harus Anda lakukan yaitu mengupayakan agar murai batu bakalan tersebut tetep hidup dan tidak mati.

Sekali lagi, merawat murai batu bakalan kenyataanya memang tidak mudah dan tak sedikit para pengemar murai batu mengalami kegagalan ketika memelihara murai batu bakalan tersebut. Maka dari itu harus ada penanganan yang sangat ekstra. Mengenai perawatan murai batu bakalan/muda hutan bisa Anda baca lagi seperti yang sudah saya jelaskan di atas.

perawatan murai batu baru beli

 

Dan perawatan khusus murai batu yang sudah mapan. yang baru saja di beli tadi, setidaknya ada empat hal yang harus Anda lakukan, agar burung tidak rusak di kemudian hari.

 

perawatan murai batu baru beli

 

Dalam masa adaptasi itu, sebaiknya jangan lakukan 4 hal pada burung yang baru saja di beli, yaitu:

  1. Memandikan burung yang baru datang.
  2. Mengadu dengan burung sejenis.
  3. Mengantang dekat dengan burung yang bersuara kencang.
  4. Menganti voer pada hari pertama burung datang.

 

Lebih jelasnya lagi kita akan bahas satu-persatu meengenani keempat hal tersebut. Untuk itu, simak berikut ini:

Artikel tentang: Cara Merawat Burung Murai Batu

 

Tips Merawat Murai Batu Jadi Yang Baru Saja Dibeli

 

1. Memandikan burung yang baru datang.

perawatan murai batu baru beli

Memandikan burung pada hari pertama kedatangannya, apalagi burung belum sempat beradaptasi, jelas akan membuatnya rawan stres.

Memang tidak setiap individu burung akan menjadi stres kalau dimandikan pada hari pertama tiba di rumah kita. Ada beberapa kasus di mana kicaumania pemula melakukan hal itu karena tak tahu, dan ternyata burungnya tidak mengalami stres.

Memang tidak setiap individu burung akan menjadi stres kalau dimandikan pada hari pertama tiba di rumah kita. Ada beberapa kasus di mana kicaumania pemula melakukan hal itu karena tak tahu, dan ternyata burungnya tidak mengalami stres.

Saran ini menjadi makin penting bagi Anda yang membeli burung bakalan, khususnya murai batu, di pasar / toko burung. Banyak sekali murai batu bakalan yang mogok makan, bahkan jatuh sakit, usai dimandikan pada hari pertama berada di rumah pemilik baru.

 

2. Mengadu dengan burung sejenis.

perawatan murai batu baru beli

Burung yang baru saja tiba di rumah membutuhkan ruang dan suasana yang tenang. Dalam hal inilah burung akan belajar mengenal di lingkunganya yang baru.

Terkadang kita mudah tergoda dengan suara kicauanya, dengan begitu kemudian akan mengadunya atau sekedar menempelkan dengan burung sejenis. Tujuan utamanya untuk memacing bunyi burung yang baru di beli tersebut.

Tindakan ini memang tidak sangat dianjurkan, mengingat burung yang belum mampu beradaptasi dengan lingkungan yang barunya, hal ini dapat membuat burung mudah mengalami stres. Jika stresnya tak teratasi, kemungkinan besar burung akan macet bunyi dan akan membutuhkan waktu yang lama untuk memperbaikinya.

Selain mengadu dengan burung sejenis, jangan pula kita menggoda burung baru dengan meletakkan cermin di depan burung untuk merangsangnya berbunyi.

Sekali lagi, sabar dan sabar. Biarkan burung beradaptasi dulu dengan lingkungan barunya.

 

3. Mengantang dekat dengan burung yang bersuara kencang.

perawatan murai batu baru beli

Seperti disebutkan sebelumnya, burung yang baru tiba sebaiknya ditempatkan terlebih dulu di lokasi atau ruangan yang tenang atau sepi. Kalau pun tidak memiliki ruangan khusus yang tenang dan sepi, Anda bisa mengerodongnya.

Saran ini menjadi sangat penting bagi Anda yang sudah memiliki jenis burung lain yang punya suara kicauan kencang.

Burung yang  baru tiba biasanya masih celingak-celinguk. Ketika belum beradaptasi sudah disuguhi suara kencang atau lantang, kondisinya sama seperti burung di alam liar yang sedang diusir burung lain penguasa wilayah teritorialnya.

Itu sebabnya, jangan menggantang burung yang baru datang pada lokasi yang terlalu dekat dengan burung yang bersuara kencang / lantang. Jika kondisi tak memungkinkan, burung harus dikerodong terus selama masa adaptasi berlangsung.

 

4. Menganti voer pada hari pertama burung datang.

 

Ada beberapa jenis burung yang merasa sudah nyaman dengan makanan kering atau voer. Burung seperti ini biasanya akan menunjukkan perubahan yang signifikan ketika Anda menggantinya dengan merek lain, apalagi jika warnanya berbeda.

Jika ingin mengganti voer lama dengan voer yang biasa Anda pakai, sebaiknya dilakukan setelah satu pekan sejak burung baru tiba di rumah. Itupun dilakukan secara bertahap dengan cara mencampur dua jenis voer (lama dan baru).

Misalnya, 25% voer baru dicampur 75% voer lama. Pekan berikutnya, komposisi diubah menjadi 50 : 50. Minggu berikutnya lagi 75% voer baru dan 25% voer lama, sampai akhirnya komposisi bisa 100% voer baru. Dengan cara seperti ini, burung tidak akan kaget dengan perubahan pakannya.

 

Demikianlah mengenai perawatan murai batu yang baru saja dibeli. Semoga Membantu

Iklan

2 pemikiran pada “Perawatan Murai Batu Baru Beli

  1. Ping balik: Perawatan Murai Batu Kalah Mental | Tips Perawatan Murai Batu

  2. Ping balik: Merawat Murai Batu Agar Cepat Jinak | Tips Perawatan Murai Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s