Tips Perawatan Murai Batu Stres

Murai batu yang kondisinya sedang stres memang menjadi masalah / keluhan tersendiri bagi para kicaumania. Kondisi stres ini bisa terjadi apabila burung mengalami sesuatu yang mempengaruhi mental dan fisiknya. Stres dapat dialami oleh semua jenis burung, termasuk burung murai batu,  baik yang sudah jinak maupun yang masih liar.

tips perawatan murai batu stres

 

Ketika burung murai batu mengalami stres, baik secara fisik maupun emosional, metabolisme tubuhnya akan merespon dengan cara mengaktifkan sistem saraf simpatetik. Sistem saraf simpatetik merupakan salah satu sistem saraf yang bisa mempercepat denyut jantung, mengerutkan pembuluh-pembuluh darah, dan menaikkan tekanan darah.

Apabila murai batu kesayangan Anda mengalami stres dan dibiarkan tanpa perawatan khusus, maka kondisinya bisa makin parah, dengan begitu murai batu yang stres akan menalami beberapa gejala yang akan muncul dan sebagai berikut :

 

  • Produksi adrenalin menjadi berlebihan.
  • Peningkatan kadar gula dan lemak ke dalam aliran darah.
  • Penurunan fungsi pencernaan.
  • Peningkatan tekanan darah.
  • Peningkatan laju pernafasan.
  • Perningkatan detak jantung.
  • Ketegangan pada otot-ototnya.
  • Banyak energi yang terbuang.

 

tips perawatan murai batu stres

 

Faktor-Faktor Penyebab Stres Pada Burung

 

Sebenarnya banyak faktor yang dapat menyebabkan burung bisa mengalami stres, antara lain sebagai berikut:

  • Burung merasa keamanannya terganggu oleh kehadiran hewan peliharaan lain, misalnya anjing, kucing, tikus, dan sebagainya.
  • Pergantian kandang / sangkar baru, yang kebetulan membuat burung justru merasa kurang nyaman.
  • Pergantian tenggeran / tangkringan baru yang dirasakan burung lebiih nyaman tenggeran lama.
  • Sering terkena asap atau polusi udara. Hal ini biasanya dialami oleh burung yang sering digantung di pinggir jalan raya yang ramai oleh lalu-lalang kendaraan atau digantung di dekat lokasi pembuangan sampah.
  • Kaget oleh suara keras (suara binatang atau petasan).
  • Perubahan pakan yang tidak dianggapnya tidak cocok.
  • Burung yang masih liar / belum jinak.
  • Memegang burung secara tidak tepat, sehingga membuatnya trauma.
  • Air minum yang terkontaminasi bakteri, terutama E. coli.
  • Keracunan pakan voer maupun pakan serangga.
  • Terkena racun lingkungan (pestisida, herbisida, fungisida, dan sejenisnya).
  • Kandang terlalu kotor dan jarang dibersihkan.
  • Burung kurang banyak bergerak, misalnya kandang / sangkar terlalu kecil.
  • Stres akibat dipisahkan dari pasangannya, atau ditinggal mati pasangannya.
  • Social stress, yaitu stres karena ketidaknyamanan tertentu. Misalnya jarang diperhatikan, diabaikan atau tidak mendapat perawatan memadai dari pemiliknya. Burung jinak pun jika social stress bisa menjadi liar / giras kembali.

tips perawatan murai batu stres

 

Perubahan Perilaku Pada Burung Yang Stres

 

Kondisi-kondisi di atas bisa dan sangat mempengaruhi munculnya gejala stres pada burung, yang biasanya ditunjukkan dengan beberapa perubahan perilaku. Misalnya :

  • Burung yang semula jinak, tiba-tiba berubah jadi liar.
  • Burung yang semula mau makan voer, mendadak menolak makan voer
  • Burung yang semula gacor / rajin berbunyi, langsung berubah menjadi diam seribu bahasa atau macet bunyi.
  • Burung mulai sering mengembangkan bulu-bulunya, meski ia masih aktif bergerak, dan masih mau makan.
  • Pada burung paruh bengkok, perubahan perilaku ini biasanya ditandai dengan sering menyakiti diri sendiri. Misalnya, mencabuti bulu-bulunya atau menjadi galak dan sering menggigit.

tips perawatan murai batu stres

 

Simak Artikel dibawah ini: –>  Seputar Murai Batu Mabung

 

Pencegahan Agar Burung Tidak Mudah Stres

 

Mengingat banyaknya faktor penyebab burung mengalami stres, maka diperlukan berbagai upaya tindakan pencegahan agar faktor pemicu tersebut tidak muncul. Salah satu cara paling efektif mencegah stres pada burung adalah memastikan kondisinya selalu fit.

Untuk membuat kondisi burung selalu fit, pastikan kecukupan vitamin dalam tubuhnya. Sebenarnya dalam pakan dan extra fooding (EF) yang diberikan akan terkandung beberapa nutrisi penting, termasuk vitamin dan mineral.

Untuk nutrisi inti seperti energi metabolisme (kalori), karbohidrat, protein, lemak, dan serat kasar, umumnya bisa tercover melalui pemberian pakan utama dan EF. Tetapi untuk vitamin dan mineral secara lengkap, hal ini boleh dikatakan mustahil hanya mengandalkan pakan utama dan EF.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar burung peliharaan (di dalam kandang atau sangkar), mengalami kekurangan vitamin A (67 %), vitamin D (97 %),  dan mineral kalsium (98 %). Adapun kekurangan untuk beberapa jenis vitamin dan mineral lainnya rata-rata di bawah 50%.

Karena itu, sangat penting bagi penggemar burung kicauan, baik untuk hiburan di rumah atau burung lomba, dan terutama burung yang diternakkan, untuk rutin memberikan multivitamin.

Tapi multivitamin hanya salah satu opsi untuk mencegah burung stres. Anda tetap harus mengimbanginya dengan selalu memberikan perawatan secara memadai dan harus konsisten, termasuk aktivitas mandi dan jemur yang sangat penting bagi burung. Tetapi dengan selalu menjaga kondisi fisiknya selalu fit, antara lain melalui kecukupan vitamin, risiko burung mengalami stres bisa ditekan.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu dicermati terkait dengan kandang atau sangkar dan aksesorisnya :

  • Jika ingin mengganti kandang / sangkar baru, sebaiknya tetap menggunakan tenggeran yang lama. Bisa juga menggunakan tenggeran baru, dengan catatan diameter dan bahannya sama dengan tenggeran lama.
  • Sangkar baru yang akan digunakan sebaiknya terbebas dari bau-bauan seperti bau cat, pelitur, dan sejenisnya. Jadi, sebelum digunakan, sangkar perlu diguyur air (disemprot) dan dianginkan. Setelah kering, baru bisa digunakan. Hal ini untuk menghilangkan bau-bauan khas dari sangkar baru.
  • Jangan membiarkan sangkar burung kotor selama beberapa hari. Idealnya, sangkar dan aksesoris yang ada di dalam kandang (wadah pakan, wadah minum, tenggeran) dibersihkan setiap hari.

murai batu stres

 

Solusi Mencegah Burung Murai Batu Stres

 

Bagaimana jika burung murai batu Anda terlanjur stres? Berikut ini beberapa tips untuk mengatasinya, baik stres ringan maupun stres berat.

  1. Burung yang stres membutuhkan lokasi yang tenang, dan tanpa gangguan. Karena itu, tindakan pertama saat menghadapi burung stres adalah menjauhkannya dari keberadaan burung lain. Menjauhkan ini harus dalam dua konteks sekaligus: burung tidak melihat burung lain, dan burung tidak mendengar suara burung lain. Jadi, silakan digantang di lokasi yang tenang dan nyaman, misalnya dalam ruangan, sambil memutarkan suara terapi alam atau yang sering disbut dengan natural therapy
  2. Jika Anda tidak memiliki lokasi / ruangan yang benar-benar bisa membuat burung merasa tenang, solusi full kerodong bisa diterapkan, terutama sejak petang dan malam hari. Hal ini untuk menstimulasi kondisi “hari” pada burung stres, sehingga bisa memulihkan kondisi fisiologisnya.
  3. Apabila memiliki kandang umbaran, Anda bisa menggunakannya untuk merawat burung stres. Hal ini untuk melatih otot-otot sayapnya, menguatkan kembali mentalnya, sekaligus mempercepat kesembuhan burung dari stres. Terapi kandang umbaran ini cukup dilakukan 1-2 jam sehari, yang bisa Anda lakukan pada pagi atau sore hari. Jika tidak memiliki kandang umbaran, memindahkan burung ke dalam sangkar harian yang lebih besar selama beberapa jam juga bisa membantu proses kesembuhannya.
  4. Burung stres membutuhkan pakan dengan kadar energi dan protein tinggi, serta asupan vitamin dalam jumlah cukup.
  5. Selama merawat burung stres, berikan kroto (1 cepuk) setiap pagi dan sore hari.

 

Demikianlah tips perawatan mencegah dan mengatasi murai batu yang stres. Semoga bermanfaat.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s