Merawat Murai Batu Agar Cepat Jinak

 

Ikuti kami di Akun Instragam dan dapatkan Hal menarik Disana >> Follow @kicaumania373 —>>> JOIN NOW >> https://www.instagram.com/kicaumania373

 

Menjinakan burung murai batu yang liar pada dasarnya sangat berhubungan dengan yang namnya murai batu tangakapan hutan atau yang sering disebut dengan murai batu muda hutan. Burung murai batu muda hutan memang mempunyai karakter sifat yang masih sangat liar apabila didekati oleh manusia, tentu hal ini akan menjadi keluhan tersendiri bagi sang pemilinya selaku yang memelihara murai batu bakalan ini.

merawat murai batu agar cepat jinak

Nah, Setelah sebelumya saya pernah membahas tentang langkah awal mengenai bagaimana cara merawat murai batu tangakapan hutan yang tepat agar burung murai batu tersebut tidak mati ketika baru saja dipelihara. (Sekali lagi ya, seperti yang sudah saya jelaskan diatas, bahwa menjinakan murai batu yang liar itu pada dasarnya sangat ada kaitanya dengan murai batu tangkapan hutan/bahan/muda hutan/bakalan).

Perawatan murai batu bakalan atau muda hutan yang baru saja dipelihara memang kenyataanya tidaklah mudah, butuh kelatenan dan perawatan bertahap sebelum menjadi burung yang berkualitas nantinya. Sebab burung murai batu tangkapan hutan yang baru saja dipelihara belum sepenuhnya beradaptasi dengan lingkungan barunya, sehingga burung akan cenderung liar, giras dan gesit. Hal ini tentunya akan sangat berbeda ketika Anda membeli murai batu yang hasil dari penangkaran.

Untuk itu, sebelum Anda ingin mengetahui lebih lanjut lagi tentang cara penjinakan murai batu tangkapan hutan. Ada baiknya jika Anda saya persilakan terlebih dahulu untuk membaca Artikel penting ini –>> Cara Merawat Burung Murai Batu Tangkapan Hutan

merawat murai batu agar cepat jinak

Jadi jika Anda sudah paham serta mengetahui ditahap yang paling penting ini mengenai perawatan murai batu bakalan yang baru saja dibeli agar tidak mati, kini saatnya Anda sudah bisa melalui ditahap/proses selanjutnya. Seperti yang ada pada judul di Artikel ini, yaitu cara merawat murai batu agar cepat jinak.

Sangat menarik sekali untuk kita bahas bersama, karena ditahap ini akan sangat mementukan kualitas dari murai batu bakalan yang Anda pelihara, apalagi jika nantinya murai batu tersebut akan di ikut sertakan didalam perlombaan/kontes.

Namun, hal penting yang harus di ingat adalah: Sebelum Anda berniat untuk menjinakan murai batu muda hutan tersebut, Anda harus selalu sabar dalam melalui prosesnya seperti yang akan saya bagikan dibawah ini.

Banyak orang yang mengatakan, bahwa tingkat perawatan murai batu tangkapan hutan itu lebih sulit dari pada merawat murai batu yang memang hasil dari penangkaran yang istilahnya murai batu yang sudah jadi/mapan. Dan pernyataan itu pun pada kenyataanya memanglah benar.

Jadi memelihara murai batu yang dari bakalan akan memiliki tantangan tersendiri bagi Anda selaku yang memeliharanya atau yang sering mencarinya. Dan butuh proses tahap demi tahap sebelum menjadi burung jawara.

Tetapi disitulah seninya memelihara murai batu bakalan, apabila jika Anda berhasil membuat atau mencetak burung bakalan menjadi burung yang berkualitas pada akhirnya. Saya berani jamin, bahwa tingkat kepuasan Anda akan melebihi kepuasan dari orang-orang berduit yang begitu mudah melakukan take-over terhadap burung jawara.

Untuk itu, baiklah langsung saja saatnya kita akan mulai bahas bersama bagaimana cara menjinakan burung murai batu terutama murai batu tangkapan hutan.

merawat murai batu agar cepat jinak

 

Tips Cara Menjinakan Murai Batu Liar

Burung jinak adalah salah satu syarat utama agar burung bisa gacor, terutama burung muri batu ini yang akan kita bahas. Perlu Anda ketahui, burung yang jinak dalam hal ini bukan berarti bahwa burung akan nurut saat dipegang atau mau mendekat ketika didekati oleh manusia.

Akan tetapi, pada umumnya burung jinak adalah burung yang bebas dari tekanan atau burung yang sudah tidak takut lagi terhadap makluk hidup disekitarnya terutama terhadap manusia. Sehingga burung akan selalu lantang mengeluarkan suara kicauanya tanpa ada tekanan sedikipun. Nah, inilah yang saya mangsud.

Agar burung mau bunyi, tentu harus dijinakkan terlebih dahulu, sehingga burung mampu mengenali situasi lingkungan di sekitarnya, serta tidak mudah kaget atau stres apabila didekati oleh manusia.

Jika Anda saat ini memelihara murai batu muda hutan tanpa ada proses penjinakan, biasanya butuh waktu lama untuk gacor, bahkan bisa butuh waktu bertahun-tahun baru bisa dibawa ke lapangan untuk dilombakan. Tetapi kalau dijinakkan dulu, beres mabung murai batu muda hutan sudah bisa dimainkan di arena kontes.

Dan proses penjinakan burung murai batu tangkapan hutan memang bisa dilakukan dalam berbagi metode dan kali ini saya akan menjelaskan untuk 3 metode saja yang menurut saya adalah metode yang paling jitu untuk menjinakan burung yang liar. seperti yang akan saya jelaskan dibawah ini yang bisa langsung Anda praktekan. Simak!

Metode Pertama.

Proses penjinakan burung yang liar sebenarnya bisa dilakukan dengan beberapa metode. Dan biasanya yang sering dilakukan oleh para kicaumania adalah dengan mengantang murai batu bakalan ditempat yang ramai. Hal ini merupakan salah satu untuk mengadaptasikan murai batu tangkapan hutan tersebut untuk bisa cepat beradaptasi dengan dilingkunganya yang baru. Dan untuk posisi ngantangnya pun jangan terlalu tinggi, kira-kira setinggi bahu orang dewasa. agar burung selalu terbiasa dengan tempat keramian.

Akan tetapi tidak semua burung murai batu tangkapan hutan akan cepat jinak jika menerapkan metode ini, sebab karakter individu (bukan karakter spesies) pada burung itu berbeda-beda. Ketika diberikan terapi pengantangan di tempat ramai, ada burung bakalan yang dalam beberapa minggu kemudian bisa jinak dan terbiasa dengan keramaian. Tetapi ada juga yang tetap menabrak-nabrak jeruji sangkar.

Selain itu Anda juga biasa meletakan sangkar murai batu tersebut diatas lantai, sehingga tidak digantang seperti pada biasanya. Pada tahap awal ini biasanya murai batu tangkapan hutan akan loncat-loncatan kesana-kemari, itu hal yang wajar dan biarkan saja sampai burung bosen melompat (Yang penting adalah, ketika meletakan sangkar dilantai, pastikan dulu bahwa burung aman dari gangguan hewan predator seperti kucing, anjing dll.)

Khusus untuk proses penjinakan burung diatas lantai, Anda dapat menerapkannya cukup sampai 1-2 minggu saja, karena jika Anda melakukan cara ini, murai batu bakalan yang Anda pelihara biasanya sudah cukup mampu terbiasa dengan lingkunganya yang baru, yaitu dilingkungan manusia atau lingkungan disekitar Anda. Dengan cara seperti ini, burung murai batu yang giras akan cepat jinak seiring berjalanya waktu, bahkan selambat-lambatnya sampai 2 bulan kemudian. (Tetapi ingat, cara ini bisa Anda terapkan apabila murai batu bahan tersebut tidak nabrak-nabrak jeruji sangkar)

merawat murai batu agar cepat jinak

Metode kedua:

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa memandikan burung juga dapat menjinakan burung yang liar/giras. Nah, sebelum Anda menerapkan metode yang satu ini. Hal yang perlu diketahui adalah:  Fungsi dari memandikan burung hingga basah kuyup. (Intinya jangan takut atau ragu bila Anda memendikanya sampai bener-bener basah).

  • Pada saat burung dimandikan sampai basah kuyup, ada pembelajaran pada burung bahwa meskipun dia hanya bisa diam, kenyataannya kita (manusia) yang berlalu lalang di dekatnya, bukan merupakan ancaman.
    Proses penjinakan adalah proses pembelajaran domestikisasi.
  • Kalau kita takut burung glabakan sana-sini bahkan samapi nabrak-nabrak jeruji angakar dan tidak memaksakan proses pembelajaran, maka burung akan terlalu lama giras dan bisa-bisa giras sepanjang masa. Kalau ini yang terjadi, ketika burung selalu gerabakan saat dibawa-bawa, maka yang stress bukan hanya burungnya, tetapi juga kita yang punya burung yang selalu gerabakan.

Khusus memandikan murai batu yang liar, setidaknya ada dua cara yang bisa Anda terapkan bahkan dua-duanya pun bisa Anda terapkan.

Cara pertama: Mandikanlah burung tersebut dengan keramba mandi dengan waktu yang cukup agak lama. Agar burung mau terbiasa mandi sendiri didalam keramba, Anda dapat menyemprotnya dengan semprotan hingga burung sampai bener-bener basah kuyup. Dengan begitu burung akan terbiasa mandi sendiri didalam kramba mandi nantinya. (Lakukanlah cara ini setiap hari hingga burung murai batu mau mandi sendiri didalam keramba, dengan demikian murai batu bakalan yang Anda pelihara akan cepat jinak)

Cara kedua: Nah, cara yang kedua ini sebenarnya cara yang cukup extrem, yaitu alternatifnya memandikan burung dengan cara dipegang. Memandikan burung murai batu tangkapan hutan dengan cara dipegang ini sebenarnya merupakan salah satu cara yang memiliki peluang keberhasilan tinggi dari pada memandikanya dengan cara disemprot hingga basah kuyup.

Cara alternatif ini bisa Anda lakukan, tetapi dengan catatan Anda harus berhati-hati dalam memegang burung tersebut, karena apabila Anda salah dalam hal memegangnya bisa saja burung malah bulunya rusak alias mbrodol dan lebih parahnya lagi jika burung malah lepas/kabur. Jadi intinya, Anda harus konstrasi dalam melakukan teknik ini

Untuk memandikan burung dengan cara dipegang, diperlukan baskom berisi air. Pegang burung dengan cara yang benar dan tepat, kemudian masukkan sebagian tubuh burung ke dalam baskom, dengan kepala di atas. Setelah itu, burung diangkat dan usap-usap tubuhnya secara meraya dengan tangan kita. (Jika Anda berhasil dan benar dalam melakukan teknik exrem yang satu ini, saya berani jamin bahwa burung murai batu yang liar tersebut akan cepat jinak.)

merawat murai batu agar cepat jinak

Metode Ketiga:

Jika Anda sudah mencoba metode seperti yang diatas tadi, Anda bisa juga menerapkan metode yang sederhana ini.

Kosongkan tempat pakan ketika menjelang malam. Tujuanya agar burung kelaparan dipagi hari, dalam kondisi seperti itu, kita dapat melakukan proses penjinakan dengan cara meyosorkan jangkrikt dengan lidi. Jika burung tidak mau menyambar jangkrik tersebut, Anda cukup meninggalkan beberapa jangkrik di tempat pakanya agar burung tidak terlalu kelaparan.

Setidaknya Anda harus selalu mencobanya dan inti dari cara ini adalah membuat burung kelaparan dan merasa tergantung pada manusia dan terpaksa harus berani kepada manusia. Karena kuncinya membuat burung lapar, senantiasa kosongkan wadah pakan dan hanya beri secukupnya ketika sudah dilatih makan jangkrik yang kita tusuk lidi/langsung dari tangan kita.

merawat murai batu agar cepat jinak

Itulah beberapa metode yang jitu menjinakan burung yang liar terutama burung murai batu tangkapan hutan. Untuk mempercepat proses penjinakan, Anda dapat melakukan ketiga metode tersebut sekalius secara bebarengan.

Tetapi, Anda juga harus tau. Menjinakkan burung dengan cara-cara tersebut memang membawa sejumlah konsekuensi, misalnya burung yang semula sudah mau ngriwik/bunyi, jadi agak macet karena stres. Burung yang semula mulus, jadi luka atau bulunya rusak. Tapi semua adalah bagian dari proses. Sekali lagi, tanpa proses penjinakan sampai kapan pun murai batu yang liar tersebut akan tetep giras dan untuk sampai gacor pun akan sangat mustahil.

Nah, untuk mengoptimalkan kualitas murai batu bakalan yang Anda pelihara tersebut agar dapat memliki kualitas yang bagus nantinya. Seperti yang sudah pernah saya bagikan di Artikel yang lain. Langsung saja, simak kembali Artikel ini — >> Perawatan Murai Batu Bakalan Biar Cepat Bunyi

Baca juga Artikel-Artikel penting dibawah ini:

Demikianlah yang biasa saya sampaikan, semoga apa yang bisa saya bagikan ini dapat membantu Anda semua para pengemar murai batu mania. Salam sukses.

Salam Kicaumania.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s